
Surabaya - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Kak Hm Arum Sabil, SP, SH Melantik Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (Pwnu) Jawa Timur Sebagai Pengurus Majelis Pembimbing Sonuan Komuita Maor Maora Majelis Majelis Satuan Maora Ma'aruka Majelis Pwnu Jatim Surabaya
Di Hadapan Pengurus Sako Ma'arif Nu Cabang Se Jatim Selain Pelantikan Mabisako, Jaga Dilaksanakan Pelantikan Pengurus Sako. Acara Pelantikan Ini Merupakan Kegatan Kegiatan Koorwik Ma'arif Nu Jatim.
Dalam Sambutananya, Kak Arum Sabil Menyampaan Bahwa Satuan Komunitas Maarif Dibentuk UnkoUrdinasi Dan Mewadahi Gugus Depan Berbasis Komunitas, Sebagai Bentuk Pengembangan Diri Anggota Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan
Kemudian Kak Arum Menegaska Bahwa Anggota Pramuka Haruus Meneladani Sosok Presiden Ri Pertama Ir. Soekarno Sebagai Proklamator Dan Membentuk Gerakan Pramuka Yang Berawal Dari Berbagai Kepandu di Indonesia.
Dalam Pidato Bung Karno Pada Peringatan Upacara Hari Pramuka Pada Tahun 1961. “Berusiaalah Sehebat-hebatnya untuk Mengembangkangkan Dan Meluaskan Kita. Sampai Suatu Ketika, Setiap Anak Pemuda Pemuda Memuda PemuDa PemuDa PemuDa, Maupun Penggembala Kerbau Di Desa, Delana Rasa Bangga Dan Terhormat Dapat Menyatakan Aku Pramuka Indonesia ”Kata Bung Karno.

Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045, Kak Arum Mengatakan Bahwa Pramuka Harus Maranamkan Pendidikan Karakster Kepada Generasi Muda Yang Kini Berusia 15-20, Karena 25 Tahun Mendatang Merekala Yang Akan Meminj.
Namun Kata Kak Arum Berdasarkan Berita Yang Beredar, Bahwa Tidak Sedikit Anak-Anak Usia 15-20 Tahun Karena Tenjak Bijak Pada KemaJuan Teknologi, Mereka Rapuh Baik Secara Fisik, Mental, Dan Spirisya. Disinilah Pramuka Hadir Menjadi Agen-Agen Perubahan, Patriot-Patriot Yang Ikut Serta Anggota Edukasi Kepada Masyarakat.

Masih Dalam Nuansa Hari Pendidikan Nasional, Kak Arum Menyampaan Bahwa Gerakan Pramuka Adalah Pendidikan Non Formal, Taitu Pendidikan Yang Melengkapi Pendidikan Formal Di Sekolah Dan Pendidikan Dival Dalam Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Keluara Kel.
Selanjutnya, Menyikapi Situasi Dan Kondisi Dimana Indonesia Penduduknya Sudah Mencapai 280 Juta Jiwa, Setiap Tahun Penduduk Bertambah, Namun Lahan Terus Berkurang. Yang Akan Terjadi Di Masa Mendatang Krisis Pangan Dan Energi, Maka Kwaram Hadir Gelan Prohram Pramuka Produktif Dalam Bidang Agribisnis UntuceHi Kebutuhan Pangan Dan Energi.

Program Pramuka Produktif ini menurut Kak arum Sebagai Bentuk Solusi Persoapan Pangan Dan Energi, Yang Kegiatannya Dapat Berupa Pengembangan Inovasi Energi Baru Terbarukan.
Kak Arum Sabil Mengapresiasi Majelis Pembimbing Dan Pengurus Saatuan Komunitas Ma'arif Nu Jatim Yang Telah Dilantik, Harapanyaa Agar Dapat Memajukan Gerakan Pramuka Melalui Berbagai Program inovatif.
Humas Kwarda Jatim