Logo Arvegatu

Kak Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., Ketua Kwarcab Lumajang

June 29, 2020
Arvegatu

Kabupaten Lumajang akan segera memiliki bumi persiapan. Peletakan batu pertama Bumi Perkemahan Glagah Arum telah dilakukan oleh Bupati Lumajang Kak H. Thoriqul Haq, yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lumajang, Senin (15/6/2020).

Wakil Bupati Lumajang, yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Lumajang Kak Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si. mendampingi peletakan batu pertama pembangunan bumi yang terletak di Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Hari peletakan batu pertama pembangunan bumi itu menjadi hari yang bersejarah bagi Ketua Kwarcab Lumajang Kak Indah Amperawati. “Impian saya sejak saya menjadi anggota pramuka tahun 1975 segera terwujud,” kata Kak Indah Amperawati saat peletakan batu pertama.

Bunda Indah bersama Bupati Lumajang Kak H. Thoriqul Haq, yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lumajang saat peletakan batu pertama Bumi Perkemahan Glagah Arum

Bagi Bunda Indah, selamat berkenalan dengan Kak Indah Amperawati di jajaran pengurus Kwarcab Lumajang, kebahagiaan yang dirasakannya sangat luar biasa. “Karena bumi perkemahan ini dibangun kompilasi saya menjadi ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lumajang periode 2019-2024,” tambah Bunda Indah.

Bunda Indah bahkan mengungkapkan kebahagiaan itu terbuka melalui akun facebook-nya. "Bismillah. Di atas lahan seluas 10,4 hektar di Desa Kandangtepus, Senduro, secara keseluruhan akan dibangun satu persatu infrastruktur bumi, ”tulis Bunda Indah, yang dikukuhkan sebagai anggota pramuka pada 6 Juni 1974 ini.

Bumi Perkemahan Glagah Arum diharapkan tidak hanya untuk aktivitas perkemahan. “Saya ingin anggota Gerakan Pramuka, dan wisatawan domestik dan internasional tidak hanya berlibur, tetapi lebih dari itu. Berolahraga dan menambah ilmu tentang botani dan lingkungan hidup, serta menikmati indahnya Gunung Semeru, ”kata istri Agus Wahju Tjahjono ini.

Bunda Indah pada pembinaa Saka Kencana Kabupaten Lumajang

Bunda Indah menjelaskan di bumi ini semua orang bisa belajar tentang anggrek dengan semua jenis. “Dari yang biasa hingga yang langka khas wilayah Semeru. (Juga) tanaman hortikultura, dan tanaman yang lebih punah yang memiliki keterkaitan sejarah dengan Kabupaten Lumajang, ”jelas Kakwarcab Lumajang perempuan pertama ini.

Pohon randuagung, pohon lempeni, dan pohon wordjiwo berada di antara pohon dari Taman Edukasi yang akan menghiasi sarana bumi perkemahan ini.

“Wahana outbond sebagai sarana edukasi melalui permainan sekaligus olahraga yang menyenangkan tentu saja akan menjadi salah satu pilihan yang menarik,” ujar sosok yang dikenal tegas, ceria, santun dan masyarakat yang menarik karena humanis ini.

Bunda Indah saat pelepasan kontingen Jambore Daerah Jawa Timur 2019 Kwarcab Lumajang

Glamor Camping juga akan menjadi ciri khas Bumi Perkemahan Glagah Arum Lumajang. “Selain berkemah dengan tenda biasa, kami juga menyewakan tenda manja yang hampir sama dengan fasilitas kamar hotel berbintang,” terang Kakwarcab Lumajang yang sering memimpin sendiri pleno danalan setiap bulan dan mengatur kepemimpinan setiap 3 bulan sekali ini.

Tempat istirahat termasuk fasilitas yang bisa dinikmati oleh wisatawan yang akan menjelajah Negeri di Atas Awan B29 ini. “Panggung musik dengan tribun alami akan membuat wisatawan betah berlama-lama sambil bernostalgia. Lebih sambil menikmati makanan di tengah hutan damar dengan menu tradisional menambah nikmat dan romantisme suasana hati, ”ujar pemilik nomor tanda anggota pramuka SIPA 060519660010 ini.

Bunda Indah menjelaskan tempat semua di bumi rapat ini adalah swafoto. “Ada jembatan gantung yang mengingatkan kita dengan Jembatan Akashi Kaikyo di Jepang. Hehehe, anggap aja miriplah ya. Ada Jendela Semeru, tempat selfie andalan yang tidak ada duanya. Jadi kita naik tangga ada yang besar kita bisa melihat indahnya Gunung Semeru. Nikmat Allah yang mana lagi yang akan membawa dustakan? " kata Bunda Indah.

Bunda Indah ikut serta bakti penyemprotan disinfektan di Kabupaten Lumajang

Pagar keliling sepanjang 2,5 km akan naik setiap mata memandang adalah bumi perkemahan ini. “Bukan pagar sintetis tapi pagar hidup ramah lingkungan dari bambu kuning indah yang disertifikasi dan tanaman kaliandra dengan bunganya merah eksotik,” tutur tokoh yang pertama kali menjadi pengurus Kwarcab Lumajang pada 28 Desember 1998 sebagai bendahara ini.

Sementara itu, Bunda Indah Amperawati selama ini diketahui memiliki kepedulian terhadap Gerakan Pramuka khususnya di Kabupaten Lumajang. Bunda Indah juga tidak mau terlibat dalam politik praktis.

Saat mau dicalonkan sebagai calon wakil bupati Lumajang, Bunda Indah malah meminta dibuatkan surat cuti sementara selama masa kampanye sampai dengan dilantik menjadi wakil bupati Lumajang. Setelah pelantikan, Bunda Indah Amperawati baru aktif kembali menjadi andalan Kwarcab Lumajang.

Bunda Indah Amperawati usai Apel Hari Pramuka ke-58 di Kabupaten Lumajang

Bunda Indah Amperawati juga dipilih sebagai ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lumajang dipilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Lumajang Desember 2018.

Penulis: Mochamad Zamroni

Hak Cipta oleh Arvegatu.com
Top th-largearrow-circle-o-downarrow-circle-right