Logo Arvegatu

Disiplin dan Peduli Sangat Dibutuhkan untuk Percepat Penanganan Pandemi

August 21, 2020
Arvegatu

Jiwa dan karakter menciptakan Pramuka Indonesia yang disiplin dalam bertindak, tidak ada gentar yang menghadapi rintangan, selalu peduli dan siap berkorban untuk sesama sangat tepat direfleksikan dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. Jiwa dan karakter yang saat ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan pandemi.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam amanatnya di peringatan peringatan Hari Pramuka ke-59 Tahun 2020 yang digelar melalui video dari Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 12 Agustus 2020 dengan mengangkat tema “Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Menanggulangi Bencana Covid-19 dan Bela Negara ”.

“Di era pandemi Covid-19 yang berat sekarang ini jiwa dan karakter seperti yang kita lihat. Kita disiplin mengikuti protokol kesehatan, mengenakan masker, menjaga jarak, dan mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama melaksanakannya, ”kata Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-59 melalui video dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2020)

Disamping karakter disiplin yang disebut oleh Presiden, karakter dan jiwa peduli terhadap sekitar serta sadar akan kepentingan bersama juga dibutuhkan dalam situasi pandemi yang menimbulkan dampak kesehatan serta ekonomi yang juga merupakan sebagian besar negara di dunia.

Kepala Negara meyakini, keberpihakan kedisiplinan dan kepedulian tersebut dapat dijalankan terus, maka upaya penyebaran Covid-19 akan lebih mudah dilaksanakan. Hal tersebut mengurangi dampak-dampak lain yang ditimbulkannya.

“Oleh karena itu, saya minta kepada saudara-saudara untuk membuat dua gerakan nasional,” kata Presiden Joko Widodo kepada Gerakan Pramuka dalam menulisnya.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kak Budi Waseso dengan jajarannya mengikuti upacara dari Gedung Pandansari, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.

Gerakan pertama gerakan kedisiplinan nasional di mana seluruh anggota Pramuka Indonesia dapat turut serta mengajak semua anggota masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan. Sementara yang kedua, yakni gerakan kepedulian nasional yang mengajak masyarakat untuk saling membantu, peduli, dan saling berbagi.

“Dua gerakan ini bukan hanya untuk membantu penanganan masalah nasional akibat pandemi, tetapi juga akan meningkatkan mengasah jiwa dan karakter kepemimpinan saudara-saudara dalam memperdalam jiwa pramuka sejati tertuang dalam Dwidarma, Trisatya, dan Dasadarma Pramuka,” kata Presiden.

Lebih Kepala Negara juga meminta seluruh anggota Gerakan Pramuka Indonesia untuk belajar, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, merawat kebinekaan, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjadi penjaga Pancasila sejati.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Menurutnya, tantangan demi tantangan ke depan yang berada di depan oleh Gerakan Pramuka Indonesia, juga bangsa Indonesia, akan semakin berat dan kompleks.

Penyelesaian masalah kesehatan membutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penyelesaian masalah perekonomian juga membutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karakter disiplin dan peduli yang saudara-saudara akan bertambah jika didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi, ”kata Presiden.

Penyelenggaraan upacara peringatan Hari Pramuka ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan melalui video. Upacara peringatan secara berani diikuti oleh jajaran pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang mengikuti jalannya prosesi upacara dari Gedung Pandansari, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.

Selain itu, 34 kelompok peserta kwartir daerah, 11 kelompok pimpinan Satuan Karya Pramuka tingkat nasional, 3 kelompok Satuan Komunitas Pramuka tingkat nasional, 66 kelompok mitra kwartir nasional, 200 kelompok peserta kwartir cabang, hingga 11 kelompok gugus depan luar negeri yang juga mengikuti jalannya upacara dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Humas Kemensetneg)

Hak Cipta oleh Arvegatu.com
Top th-largearrow-circle-o-downarrow-circle-right