Logo Arvegatu

Dianpinsat Kwarcab Banyuwangi Online 2020

September 2, 2020
Arvegatu

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan Geladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Tingkat Cabang Banyuwangi tahun 2020. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan Zoom meetingpada 28-31 Agustus 2020.

Kegiatan ini diikuti oleh 180 anggota pramuka penegak se Kabupatem Banyuwangi. Dalam kegiatan Dianpinsat, peserta online memakai seragam Pramuka. Peserta mengikuti kegiatan ini dari rumah atau dari pangkalan gugusdepan masing-masing.

“Dianpinsat Online 2020 is in the from planning Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Banyuwangi yang dikolaborasikan dengan Dewan Kerja Cabang (DKC) Banyuwangi sebagai panitia penyelenggara kegiatan anggota muda,” kata Kak Kusno Ariwibowo selaku Kepala Pusdiklatcab Banyuwangi.

Kegiatan ini juga didukung oleh 7 relawan pelatih pembina pramuka sebagai pemateri. “Para pelatih pelatih pramuka yang menjadi pemateri ini dengan suka rela meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu dan pengalaman mereka pada pelatihan ini,” tambah Kak Kusno.

Dianpinsat Banyuwangi Online 2020 digelar menggunakan Zoom meeting

Alur kegiatan ini diawali dengan perencanaan kegiatan oleh DKC dan Pusdiklatcab Banyuwangi. Beragam materi disampaikan pada kegiatan ini. “Ada dinamika kelompok, landasan pembinaan, manajemen risiko, etikaberorganisasi, sistem administrasi, pramuka proyek, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan penugasan,” jelas KakKusno.

Billy Yanuar F., ketua seksi acara Dianpinsat Online 2020, menjelaskan bahwa ada 14 kelompok yang membagi 180 peserta. “Setiap kelompok berisi 11-12 peserta yang dipimpin 1 fasilitator dari DKC. Kelompok tersebut sebagai wadah diskusi, mempersembahkan tugas dan tugas, ”ujar Kak Billy.

Kak Arif Fajartono, pengarah pinsus menjelaskan, ada 3 cara pengarahan kegiatan Dianpinsat Online Banyuwangi 2020 ini. Yang pertama adalah jalur membaca, yaitu bahan yang diproduksi oleh pemateri diserahkan ke peserta untuk diunduh dan dibaca sesuai rangkuman pemateri. “Peserta bisa menanyakan hal-hal yang kurang paham saat pelatih menyampaikan materi,” kata Kak Arif.

Yang kedua adalah jalur menulis. Pada jalur menulis, peserta diberi tugas untuk mengerjakan soal-soal melalui fasilitator masing-masing kelompok. “Jalur ketiga adalah diskusi karena pertemuan antara pemateri dengan peserta kegiatan Dianpinsat melalui grup WhatsApp dan Zoom,” Kak terang Arif.

180 orang pramuka penegak mengikuti Dianpinsat Banyuwangi Online 2020

Kak Kusno berharap bahwa kegiatan pramuka bisa tetap berjalan saat pandemi COVID-19. “Saat normal dilakukan dengan tatap muka, ada COVID-19 ini sebagai keuntungan untuk berkegiatan secara online dengan di rumah saja kita bisa berkegiatan dengan jumlah peserta lebih banyak,” tambah Kak Kusno.

Tanggapan saya atas terlaksananya kegiatan ini yaitu, saya sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini, meskipun saat ini masih dimasa pandemi, kakak-kakak DKC tidak menyerah untuk membuat kegiatan kepramukaan. Pesan saya semoga kedepannya lebih di matangkan lagi, jadwalnya lebih tepat waktu dan saya harap jika ingin membuat kegiatan online seperti kegiatan anak yang kekurangan fasilitas, karena ada yang ingin mengikutinya tapi fasilitasnya belum memadai. ” Ucap

Qonita Nurmalasari, peserta kegiatan, mengapresiasi panitia Dianpinsat Banyuwangi Online 2020 ini karena sudah bekerja semaksimal mungkin. “Panitia memahami kesulitan kita dan mereka memberikan fasilitator untuk kita di setiap kelompok-kelompok yang sudah dibentuk. Semoga kegiatan ini bisa memotivasi generasi muda untuk aktif pramuka, ”harap Qonita Nurmalasari.

Penulis: Destyan Nico Pratama, Huda M. C.

Penyunting: Mochamad Zamroni

Hak Cipta oleh Arvegatu.com
Top th-largearrow-circle-o-downarrow-circle-right