Follow ya kak

Donatur Pertama, Kwarda Jatim Salurkan Bantuan ke NTT

02/07/2021
Kategori:
Waktu baca : 3 menit

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur mengalirkan bantuan kemanusiaan ke Nusa Tenggara Timur. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Sabtu (19/6/2021). Adapun rincian bantuan yaitu Delapan unit genset @3.500 watt, 13 buah tandon @2.500 liter, dan instalasinya.

“Kwarda Jatim ini adalah kwarda yang pertama kali membantu optimalisasi posko kesehatan di Kabupaten Lembata,” papar kak Peter, Ketua Kwarda NTT.

Kabupaten Lembata merupakan salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang kondisinya kekurangan air dan minim listrik. Selain itu, kabupaten ini juga mendirikan siklon tropis seroja dan banjir bandang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satuan Tugas Bencana, terdapat sebanyak 1.931 orang dengan 628 KK tinggal di beberapa pondokan tanpa adanya penerangan. Mereka hidup dengan keterbatasan sejak 4 Februari lalu.

Kak Peter Ketua Kwarda NTT, Pada kegiatan bantuan kemanusiaan dari Kwarda Jatim

“Terdapat 10 desa di kecamatan Ila Ape dan Ila Ape Timur yang direlokasi, karena trauma tinggi akibat erupsi gunung Ile Lewotolok pada bulan November lalu,” ujar kak Peter.

Belum selesai, lanjutnya, disusul dengan banjir bandang yang memakan korban jiwa luar biasa. Jadi mereka dipulangkan dan dibubarkan dari posko – posko penampungan. Namun, mereka tidak memilih kembali ke kampung.

Informasi dari Satuan Tugas Bencana, gunung Ile Lewotolok masih mengeluarkan dentuman besar setiap hari, sehingga menyebabkan jaringan luar biasa pada warga. Akhirnya, warga memilih tinggal di beberapa pondok dengan kondisi air, MCK, dan kesehatan yang seadanya.

“Berawal dari flyer yang kami sebar, pramuka Jawa Timur berinisiasi dan komunikasi dengan kami. Tak lama, langsung dieksekusi,” jelas Ketua Kwarda NTT.

Menurutnya, sejak awal sudah memiliki prinsip bahwa tidak mau diberi uang, namun berupa barang. Kwarda NTT memiliki konsep ketika rombongan dari Jatim hadir ke NTT langsung melakukan rapat dengan hasil para pengungsi diberikan penerangan. Dengan itu langsung disalurkan 8 unit genset.

Genset tersebut terletak di beberapa titik di 35 wilayah pengungsian. 46 tandon air dengan kapasitas 2.500 liter ditempatkan di 23 titik. Sehingga air dengan kapasitas 5.000 liter dapat mencukupi satu wilayah.

Bantuan kemanusiaan Kwarda Jatim kepada NTT berupa 8 unit genset dan 13 tandon air beserta instalasinya

“Sejak Mei kemarin, Kwarda NTT mulai distribusi air bersih Setiap Rabu, Jumat, dan Sabtu,” ujar kak Peter.

Kami berusaha, lanjutnya, untuk menghimpun energi mungkin, sehingga distribusi udara berkelanjutan selama mereka mengungsi. Sementara, kesepakatan Kwarda NTT dan Jawa Timur, membelikan genset beserta kabel-kabelnya untuk penerangan. Selain itu  juga membeli fittingnya dan lampu untuk dipasang instalasi.

“Sebagai pertanggungjawaban kepada Kwarda Jatim, kami menyerahkan kapal feri dan kami susul ke sana dengan harapan teman-teman Kwarda Jatim sudah memberikan genset dan menyala,” terangnya.

Tiap titik genset itu dilengkapi dengan terminal-terminal yang banyak lubang, sehingga masyarakat bisa mencarger Hand Phone nya. Karena Hand Phone mereka bekerja sebagai pengirim dan untuk komunikasi.

Sebanyak 13 unit tandon air dengan kapasitas 2.500 liter bantuan Kwarda Jatim sangat membantu memenuhi kebutuhan air di lokasi. Selain itu, Kwarda Jatim juga mengalirkan bantuan pipa dan kran agar masyarakat lebih mudah dalam mengakses air bersih.

“Pramuka punya kekuatan persaudaraan yang luar biasa. Kalau satu sakit, semua sakit. Saat kami sakit, Pramuka Jawa Timur juga turut membantu,” ujar kak Peter.

Penyerahan bantuan 13 buah tandon air beserta instalasinya, simbolis piagam diserahkan oleh Kak Adie Kurniawan kepada Kak Peter Ka Kwarda NTT

Kami mengucapkan terima kasih kepada Kwarda Jatim, lanjutnya, jika ada energi dari kwarda lain yang bisa mengikuti langkah yang diambil oleh Kwarda Jatim akan kami terima dengan baik, karena hingga sekarang masih banyak kekurangan.

Sementara masalah berikutnya adalah kesehatan. Pihak Kwarda NTT bersama Tim Kwarda Jawa Timur berinisiatif mendirikan posko yang sudah ada menjadi Puskesmas lapangan pengusi Lembata.

“Pelayanan posko kesehatan yang dilaksanakan sampai malam, karena minimnya energi dan fasilitas yang tersedia di sana,” tandas kak Peter.

Sementara itu, kak Arum Sabil, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pergerakan yang sigap dan cepat yang dilakukan oleh Tim Pramuka Jawa Timur.

Kak Arum Sabil Ketua Kwarda Jatim memberikan kesan atas kiprah bakti Pramuka Jawa Timur

“Terima kasih Pramuka Jatim yang telah menyukseskan bantuan bantuan ke NTT. Semoga bencana saudara-saudara kita di NTT segara pulih,” pungkasnya.

Wartawan : Achmat Maskurochman Humas Kwarda Jatim

Penulis : Silvi Nuryana Jurnalis Kwarda Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Logo Arvegatu

ARVEGATU

JL VETERAN 37 MALANG

Hak Cipta © 1995 – 2021 oleh Arvegatu.com
magnifiercrosschevron-leftchevron-rightchevron-up-circle linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram