Sejarah
PRAMUKA ARVEGATU
by arvegatu on Mar.10, 2010, under Berita, Sejarah
Sebenarnya nama ARVEGATU awalnya nama dari anak-anak pramuka dan basket, karena pada waktu itu yang ikut basket kebanyakan anak pramuka. Tapi pada tahun berikutnya anak pramuka yang ikut basket tidak ada, sehingga nama ARVEGATU dibasket secara perlahan-lahan musnah. Maka hanya anak pramuka,yang memakai nama ARVEGATU. Sewaktu SMPN 4 MALANG dipimpin oleh Bapak Hadi Hariyanto menjadi KEPSEK, maka diputuskan bahwa nama ARVEGATU bukan hanya menjadi milik anak pramuka aza. tapi juga menjadi milik seluruh warga SMP 4 .
TAU GAK SICH KEPANJANGAN ARVEGATU ITU APA?
Kita mempunyai nama pasukan yaitu ARVEGATU yang merupakan singkatan dari ARMADA VETERAN 37 yang artinya yaitu Armada adalah kumpulan/pasukan, Veteran adalah tua / berpengalaman dan 37 adalah Tri Satya dan Sapta Karsa Utama, , dimana Tri Satya merupakan tiga janji suci Gerakan Pramuka dan Sapta Karsa Utama adalah 7 Sasaran dan langkah Utama dari Gerakan Pramuka , yang jika dijumlah menjadi 10 melambangkan Dasa Dharma Pramuka. Sehingga arti dari ARVEGATU yaitu Pasukan yang berpengalaman dengan berpegang teguh pada Try Satya dan Dasa Dharma Pramuka untuk melaksanakan Sapta Karsa Utama. Maka Sejak itulah setiap tanggal 9 Juli diperingati sebagai hari Jadi ARVEGATU. Motto yang kita miliki adalah KITA TETAP SATU, artinya, dimanapun berada bahwa anggota Pramuka Arvegatu adalah tetap anggota Arvegatu, walaupun sudah menjadi Alumni SMPN 4 Malang, serta semboyan Arvegatu dalam kegiatan yaitu Kita Dengar, Kita Lihat, Kita Tampil
Foto diatas adalah anggota GUDEP 04271-04272 Pangkalan SMPN 4 Malang(Arvegatu)
Awalnya, Pangkalan SMPN 4 malang berada dalam naungan dari IKIP Malang, Gudep 04271-04272. Gudep 04271 pangkalan SMPN 4 Malang dulu mempunyai 3 regu utama:
1. Regu Cendrawasih
2. Regu Tarantula
3. Regu Singa
Nomor Gugusdepan dan nama Sekolah juga mengalami beberapa kali perubahan yaitu
Sejak didirikan sampai sekarang Gerakan Pramuka SMP Negeri 4 Malang sudah mengalami beberapa kali perubahan nama pangkalan dan Gugusdepan. Adapun nama-nama tersebut sebagai berikut;
Nama pangkalan:
a. SD Lab IKIP MALANG
b. SMP PPSP Malang hingga tahun 1986
c. SMP Negeri 17 Malang : tahun 1986 — 1989
d. SMP Negeri 4 Malang : tahun 1989 — 1997
e. SLTP Negeri 4 Malang : tahun 1997 — 2002
f. SMP Negeri 4 Malang : tahun 2002 - sekarang.
Nomor Gugusdepan juga mengalami beberapa kali perubahan yaitu
a. Gugusdepan persiapan hingga tahun 1979
b. Gugusdepan Kodya Malang 04271-04272 tahun 1980 –1996
c. Gugusdepan Persiapan tahun 1996 – 2000
d. Gugusdepan Kota Malang 04571-04572 tahun 2000 - sekarang
Cendrawasih adalah regu tertinggi yang mempunyai anggota terbaik dari seleksi regu-regu. Tetapi regu cendrawasih tidak punya anggota tetap, tergantung seleksi saat akan adanya lomba.
Tarantula adalah regu kedua terbaik setelah Cendrawasih. Tarantula adalah regu yang membantu cendrawasih. Tapi jarang mengikuti lomba. Tetapi, sekarang tidak ada lagi regu ini. Karena sudah ditetapkan bahwa Regu putra Arvegatu adalah Cendrawasih
Singa adalah regu ketiga terbaik. Bedanya, di regu ini semua anggotanya kecil!!(bukan ngejek lo!!!!!!!) tetapi, kalau yang kecil aja bisa mimpin, apalagi yang besar?!meskipun kecil kemampuan mereka bisa disejajarkan dengan Tarantula dan Cendrawasih.Tetapi seperti Tarantula, regu ini dihilangkan.
Tapi, atas kemauan dari KAmabigus dan anggota Pangkalan Arvegatu maka, Pangkalan Arvegatu memisahkan diri dan menjadi gudep persiapan.Akhirnya pada tanggal 14 Agustus 2000,SMPN 4 Malang membuat gudep baru dengan nomor gudep 04571 untuk Putra dan 04572 untuk Putri. Jadi Gudep ini masih berumur 10 tahun pada tahun 2010 ini.
Pembina Pasukan dan pembina Gudep 04571 pada saat pendirian sampai sekarang adalah Kak Subahan,
Sejarah Pramuka Indonesia
by arvegatu on Mar.04, 2009, under Sejarah
“Menurut Wikipedia”
Dimulai pada Masa Hindia Belanda
Kenyataan sejarah menunjukkan bahwa pemuda Indonesia mempunyai saham besar dalam pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia serta ada dan berkembangnya pendidikan kepramukaan nasional Indonesia. Dalam perkembangan pendidikan kepramukaan itu tampak adanya dorongan dan semangat untuk bersatu, namun terdapat gejala adanya berorganisasi yang Bhinneka.
Organisasi kepramukaan di Indonesia dimulai oleh adanya cabang “Nederlandse Padvinders Organisatie” (NPO) pada tahun 1912, yang pada saat pecahnya Perang Dunia I memiliki kwartir [[besar sendiri serta kemudian berganti nama menjadi “Nederlands-Indische Padvinders Vereeniging” (NIPV) pada tahun 1916.
Organisasi Kepramukaan yang diprakarsai oleh bangsa Indonesia adalah Javaanse Padvinders Organisatie; berdiri atas prakarsa S.P. Mangkunegara VII pada tahun 1916.
Kenyataan bahwa kepramukaan itu senapas dengan pergerakan nasional, seperti tersebut di atas dapat diperhatikan pada adanya “Padvinder Muhammadiyah” yang pada 1920 berganti nama menjadi “Hisbul Wathon” (HW); “Nationale Padvinderij” yang didirikan oleh Budi Utomo; Syarikat Islam mendirikan “Syarikat Islam Afdeling Padvinderij” yang kemudian diganti menjadi “Syarikat Islam Afdeling Pandu” dan lebih dikenal dengan SIAP, Nationale Islamietishe Padvinderij (NATIPIJ) didirikan oleh Jong Islamieten Bond (JIB) dan Indonesisch Nationale Padvinders Organisatie (INPO) didirikan oleh Pemuda Indonesia.
Hasrat bersatu bagi organisasi kepramukaan Indonesia waktu itu tampak mulai dengan terbentuknya PAPI yaitu “Persaudaraan Antara Pandu Indonesia” merupakan federasi dari Pandu Kebangsaan, INPO, SIAP, NATIPIJ dan PPS pada tanggal 23 Mei 1928.
Federasi ini tidak dapat bertahan lama, karena niat adanya fusi, akibatnya pada 1930 berdirilah Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) yang dirintis oleh tokoh dari Jong Java Padvinders/Pandu Kebangsaan (JJP/PK), INPO dan PPS (JJP-Jong Java Padvinderij); PK-Pandu Kebangsaan).
PAPI kemudian berkembang menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI) pada bulan April 1938.
Antara tahun 1928-1935 bermuncullah gerakan kepramukaan Indonesia baik yang bernafas utama kebangsaan maupun bernafas agama. kepramukaan yang bernafas kebangsaan dapat dicatat Pandu Indonesia (PI), Padvinders Organisatie Pasundan (POP), Pandu Kesultanan (PK), Sinar Pandu Kita (SPK) dan Kepanduan Rakyat Indonesia (KRI). Sedangkan yang bernafas agama Pandu Ansor, Al Wathoni, Hizbul Wathon, Kepanduan Islam Indonesia (KII), Islamitische Padvinders Organisatie (IPO), Tri Darma (Kristen), Kepanduan Azas Katholik Indonesia (KAKI), Kepanduan Masehi Indonesia (KMI).
Sebagai upaya untuk menggalang kesatuan dan persatuan, Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia BPPKI merencanakan “All Indonesian Jamboree”. Rencana ini mengalami beberapa perubahan baik dalam waktu pelaksanaan maupun nama kegiatan, yang kemudian disepakati diganti dengan “Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem” disingkat PERKINO dan dilaksanakan pada tanggal 19-23 Juli 1941 di Yogyakarta. silahkan baca kelanjutannya di SINI.
BADEN POWELL
by arvegatu on Mar.02, 2009, under Sejarah
BADEN POWELL adalah salah satu orang yang paling berperan dalam pendidikan kepramukaan di Indonesia bahkan didunia walau secara nggak langsung. Kenapa? Karena cikal bakal Kepramukaan di Indonesia ataupun di Dunia karena tangan dingin beliau maksudku beliaulah yang berpikir menularkan ilmunya kepada kaum muda dan filosofi beliau yang sangat mencintai alam. Baden Powell menjadi inspirator bagi gerakan kepramukaan dan bagi kaum muda itu sendiri. Cermin kehebatan beliau bisa dilihat pada anggota Pramuka di Indonesia dan di Dunia
gak sombong tapi memang intisari dari ajaran Baden Powell udah diserap oleh gerakan Pramuka di Indonesia maupun di Dunia. Kalau pingin tahu sejarah Baden Powell kamu bisa baca di sini karena lebih hemat kan gak perlu nulis lagi
. Terus kalau mau liatin foto2 keren dari Baden Powell bisa Kamu lihat disini. Sepertinya postingan kami berlanjut lain kali deh karena masih sibuk benahi web sambil posting2 hehehe SALAM ARVEGATU!
CENDRAWASIH ARVEGATU
by arvegatu on Feb.21, 2009, under Sejarah
Burung CENDRAWASIH adalah hewan langka yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia yang berasal dari Papua. Hewan ini bermarga Paradisaea yang artinya “surga” jadi burung Cendrawasih berarti burung surga yang memang tidak berlebihan julukan itu karena keindahan dan pesona burung ini yang sangat terkenal didunia. Kalau mau lebih jelas tentang Burung cendrawasih langsung aja baca di sini
ARVEGATU sendiri memilih nama CENDRAWASIH sebagai nama regu Putra berdasarkan kelebihan yang dimiliki oleh burung ini yaitu Keindahan, Kelangkaan, Ketangkasan, Suara yang bagus dan Full Colour lagi. Selama ini regu CENDRAWASIH sudah menjadi Trademark atau Icon dari ARVEGATU karena setiap kali ada lomba Kepramukaan maka yang diikutkan pastilah regu CENDRAWASIH ARVEGATU. Embel2 ARVEGATU dibelakang CENDRAWASIH sendiri berfungsi untuk membedakan dengan nama regu dari pangkalan lain yang mungkin sama persis. Regu CENDRAWASIH dipakai sebelum ARVEGATU lahir (nah lebih tua dong umurnya?) karena sebelumnya memang sudah dipake oleh Senior Pramuka SMPN 4 MALANG sebelum dibentuk ARVEGATU tahun 1995. Terbukti dengan adanya bendera Regu Cendrawasih yang sangat istimewa pada saat itu yaitu bergambar Burung CENDRAWASIH yang disulam aneka warna dengan tangan dan background berwarna merah. Perbedaan yang sangat menyolok dibanding bendera Regu lain yang umumnya (2 warna) berwarna dasar kuning dan gambar warna merah. Biasanya hanya nama2 hewan terkenal dan “keliahatan sangar”. Kalau kita beli di toko yang menjual peralatan Pramuka pastinya kita akan kesulitan mencari bendera Regu CENDRAWASIH atau kalau dapet pastinya dengan gambar yang tidak cendrawasih banget alias Dual Colour atau sangat Minim
tapi kita akan dikasih lengkap dengan tanda Regu 10 lembar lho (beli 1 dapet 10
menghemat biaya kan…). Makanya Regu CENDRAWASIH sangat Langka! tidak dijual bebas dan hanya 10 orang saja yang bisa menjadi CENDRAWASIH ARVEGATU!
Regu CENDRAWASIH menjadi Regu paling elit dijajaran Regu yang dimiliki oleh ARVEGATU yang bisa berjumlah puluhan karena anggotanya juga sangat banyak sehingga tidak akan mungkin kalau jadi Regu CENDRAWASIH semua karena batas QUOTA 1 regu adalah 10 orang
. Jadi karena itulah ada persaingan untuk menjadi anggota Regu CENDRAWASIH ARVEGATU. Mengapa harus bersaing? Ya harus! tidak boleh tidak! Untuk Menjadi anggota ARVEGATU saja harus bersaing apalagi menjadi REGU INTI PUTRA maupun PUTRI. Regu inti PUTRA disebut CENDRAWASIH ARVEGATU dan regu inti PUTRI bernama MAWAR ARVEGATU jumlahnya dibatasi masing2 10 orang saja. Dengan asumsi anggota ARVEGATU 100 orang dalam satu periode maka perbandingan adalah 1/10 hmm…cukup berat! TAPI JANGAN BERKECIL HATI! menjadi Regu inti itu sangat mudah kok dan bagi yang belum pernah masuk CENDRAWASIH ARVEGATU silahkan ambil tiket sekarang juga dengan syarat:
1. Sudah lulus ujian PRAMUKA ARVEGATU
2. Kemampuan Teknis dan Non Teknis yang Mumpuni
3. IQ diatas rata2 (harus pintar secara akademik juga)
4. Tinggi (gak wajib kalau 3 syarat diatas lulus)
5. Punya Fighting Spirit yang bagus
6. Tanya syarat yang lengkap ke KAK SUBAHAN aja jangan disini
Kembali ke benang merah>>>>masalah Bendera Regu CENDRAWASIH (eh iya kan?)
Kalau kalian sudah Lulus Ujian pastilah sudah berhak untuk menjadi Regu CENDRAWASIH dengan berbagai keistimewaan yang ditawarkan (lho emang ada?)
Setiap anggota Regu CENDRAWASIH boleh memakai seragam resmi regu CENDRAWASIH ARVEGATU untuk EVENT RESMI
FASILITAS REGU UNLIMITTED mulai dari tenda sampai alat masak!
KESEMPATAN mengikuti even REGIONAL sampai INTERNASIONAL
SELALU UPDATE dan menjadi UJUNG TOMBAK PRAMUKA SMPN 4 MALANG
dan yang paling kelihatan adalah KEBANGGAAN menjadi bagian REGU ELITE ARVEGATU….salam ARVEGATU!
NAMBAH dikit >>>
Bendera Regu CENDRAWASIH hilang! apa HILANG! (sambil pura2 kaget) tenang dulu…
bukan bendera yang sekarang kok. Bendera Regu yang dulu disulam itu hilang pada saat selesai mengikuti kegiatan lomba dimana gitu …. ntar dulu ya masih lupa nih##?? kalau ingat ta posting lagi deh
Yang kami ingat begitulah Legenda Regu CENDRAWASIH ARVEGATU meskipun tahun berganti dan muncul muka2 baru yang membawa estafet bendera Regu CENDRAWASIH, kebanggaan yang ada tidak pernah berkurang sampai sekarang apalagi bagi Pemegang Tongkat Regu yang terdepan dimana selalu terikat erat LAMBANG CENDRAWASIH ARVEGATU…..MAJU dan MENANG!
Foto diatas adalah sebagian dari anggota ARVEGATU yang kebetulan sangat suka sekali dengan kamera hingga kalau nanti udah jadi ARVEGATU senior dan masuk IKATAN KELUARGA BESAR ARVEGATU bisa menyalurkan hobinya ke majalah atau televisi biar jadi model terkenal atau kalau bisa jadi artis sinetron lah
kalau sampai kejadian jangan lupa dengan ARVEGATU dan bagaimana kamu pernah menjadi bagian dari sejarah ARVEGATU! wherever you go, whatever you do, you are still ARVEGATU. Proud to be an ARVEGATU! biasa-biasa saja tapi mantap!
Mengapa 9 juli 1995?
by arvegatu on Feb.19, 2009, under Sejarah

Kalau dipikir-pikir kenapa 9 Juli dipilih sebagai hari jadi ARVEGATU? iya kenapa dan mengapa? ada yang tahu gak? ya udah deh baca dulu sampai habis ya….
Begini ceritanya (backsound suara anjing) hmm…
9 juli dipilih bukan tanpa alasan karena menentukan hari kelahiran itu sulit! biasanya yang nentuin kelahiran adalah Yang Maha Kuasa kita tinggal catat dan ngrayain tiap tahun aja kan… lah karena ARVEGATU lahir dengan kondisi yang tidak jelas kapan dan dimana trus wetonnya apa, apalagi shio nya. Maka setelah rapat internal anggota ARVEGATU yang seru (penuh usulan) maka ditetapkan hari lahir ARVEGATU adalah 9 Juli 1995 (sekarang ABG ya?) Kenapa? Karena 9 Juli adalah kelahiran Kak Subahan (Menurut KTP) Orang yang paling berjasa dalam pembentukan PRAMUKA ARVEGATU mulai dari jadi pembina pembantu sampai punya “Pembantu Pembantu Pembina” atau mulai dari - (minus) sampai ++ (plus plus). Sejak dulu sampai sekarang PEMBINA ARVEGATU ya KAK SUBAHAN atau kalau di sepakbola adalah SIR ALEX FERGUSON nya MU bedanya cuma sebutan di depannya saja. “KAK” dan “SIR” wkwkwkwkwk…. Kadang semua orang heran kenapa KAK SUBAHAN nggak pernah bosen jadi pembina ARVEGATU atau setidaknya diganti sama yang lain biar gak bosen gitu!? atau memang gak ada yang bisa ganti? silahkan tanya ke KAK SUBAHAN sendiri ya… Nih foto orangnya kalau lupa (masih awet tua ya
)
Karena itulah Akhirnya 9 Juli dipilih secara SAH dan MUFAKAT sebagai hari lahir PRAMUKA ARVEGATU yang kita tahu sampai sekarang. Sedangkan tahun 1995 adalah awal dari ARVEGATU itu sendiri yang memang secara resmi dipakai sebagai nama Pasukan Pramuka ARVEGATU yang berpangkalan di SMPN 4 MALANG dan secara go public juga dikenal oleh seluruh pangkalan lain yang ada di seantero Malang raya. Selain diawali oleh pembentukan nama pasukan sekaligus sebagai awal dari pembentukan Dewan Galang Pertama ARVEGATU yang berusaha profesional (masih berusaha
) dan disesuaikan kebutuhan sebuah pangkalan yang memang harus mempunyai Dewan Galang yang fungsinya hampir mirip dengan OSIS. nah sedang lakon pada pembentukan pasukan ARVEGATU pada tahun 1995 adalah KAK SUB! karena kalau menurut polling yang gak resmi yg dilakukan mulai tahun 1995 sampai sekarang menghasilkan orang yang Paling dihormati di ARVEGATU adalah KAK SUBAHAN! Karena jasa-jasa beliau selayaknya pantas diberi penghargaan yang sebesar-besarnya dari anggota ARVEGATU dimanapun berada. SALAM-SALAM ARVEGATU (terusin nyanyi sendiri ya….)
9 Juli 1995 bukan untuk diingat saja tapi untuk dimengerti bahwa pada hari itulah kelompok kecil pramuka smpn 4 malang menjadi ARVEGATU. ARVEGATU yang dikenal luas. Kita dulu hanya tahu mengikat sepatu sekarang bisa membuat TOWER walau dari bambu. Kita dulu hanya tahu masak mie rebus sekarang bisa masak nasi. Kita dulu takut masuk kuburan sekarang malah tambah takut (lho kok?). Dulu tidak bisa baris-berbaris sekarang malah bikin Formasi barisan sendiri. Ingatlah bahwa saat bukan ARVEGATU kamu mungkin tidak tahu arti PERSAHABATAN/KEBERSAMAAN/KEBANGGAAN/TKK (yang ditulis dalam sandi morse atau semaphore hehehe) sekarang malah bisa buat sandi sendiri. ARVEGATU adalah PRAMUKA yang tidak biasa-biasa saja tapi MANTAP! so Be PROUD tobe An ARVEGATU!
Begitulah akhir dari cerita 9 juli 1995 yang bisa kami rangkai walau belum detail tapi cukup untuk wawasan kita semua bukan? (belum ya?) kalau belum tunggu postingan berikutnya aja…
. SALAM ARVEGATU!
It’s Called ARVEGATU!
by arvegatu on Feb.18, 2009, under Sejarah
ARVEGATU awalnya nama dari anak-anak pramuka dan basket, karena pada waktu itu yang ikut basket kebanyakan anak-anak Pramuka. Tahun-tahun berikutnya anak Pramuka yang ikut basket semakin sedikit, sehingga nama ARVEGATU dibasket secara perlahan-lahan menghilang mengikuti anggota team basket dari Pramuka hijrah sehingga hanya anak Pramuka saja yang memakai nama ARVEGATU. Nama ARVEGATU sendiri dipakai untuk menunjukkan bahwa kita dari SMPN 4 MALANG yang beralamatkan di JL. veteran 37. Fungsinya sama persis dengan ARGOWULAS atau Arek Gonong (bukan Gunung kecuali di ganti jadi ARGUWULAS
) Lawu 12 yaitu pangkalan Pramuka SMPN 1 MALANG. Lambat laun nama ARVEGATU menjadi terkenal dengan sejumlah prestasi yang mengikutinya. Secara perlahan namun pasti ARVEGATU bisa menjuarai satu persatu lomba-lomba kepramukaan yang diikuti baik secara resmi maupun tidak (tanpa biaya GUDEP) alias swasembada, gak cuman pangan tapi ongkos PP + segala macem urusan administratif hehehe (ikhlas kok). Pramuka dari sekolah lain lebih mengenal ARVEGATU daripada SMPN 4 MALANG kok bisa? ya iyalah (tanpa ya iya dong!) karena ARVEGATU adalah “shortcut” untuk SMP NEGERI 4 MALANG dan didunia KEPRAMUKAAN singkatan adalah kebiasaan bahkan kalau perlu dibikin sandi khusus agar tidak ada yang tahu artinya (termasuk yang bikin wkwkwkwkwk) kembali ke benang merah > Saking seringnya ngikutin lomba dan kegiatan, ARVEGATU dikenal sekaligus mengenal, tidak dari Malang saja tapi sudah sampai tingkat kwartir. Terus saking banyaknya lagu-lagu yang diadopsi oleh regu dari pangkalan lain maka semakin terkenal lagi ARVEGATU tanpa promosi atau iklan berbayar
. Ibarat band Ungu mencipta lagu yang Hits maka semua orang ikut menyanyikannya bahkan sampai meniru dandanan mereka betul gak!? Maka dari itu Kreatif > Positif > Unik > Prestasi > Famous!
Nama ARVEGATU diakui oleh kwartir ranting sampai kwartir Nasional bukan tanpa alasan sebab mulai dari jaman penjajahan sampai jaman kemerdekaan (lah?) setiap tahun PEMBINA ARVEGATU selalu memberikan laporan berkala tentang gudep SMPN 4 MALANG dan ARVEGATU ke semua institusi diatas. Kalau gak mau dibilang promosi ya laporan tahunan lah (Maaf kak sub hehehe).
Sewaktu SMPN 4 MALANG dipimpin oleh Bapak Hadi Hariyanto selaku KEPSEK, maka diputuskan bahwa nama ARVEGATU bukan hanya menjadi milik anak Pramuka saja tapi juga menjadi milik seluruh warga SMPN 4 MALANG. Sehingga sampai saat ini nama ARVEGATU bukan hanya dipakai atau menjadi milik anak Pramuka, tapi semua Eskul diseluruh SMPN 4 MALANG juga menggunakan nama ARVEGATU termasuk atribut mulai baju olah raga hingga Logo SMPN 4 juga menggunakan nama ARVEGATU. Kalaupun nanti ada undangan makan-makan untuk ARVEGATU maka yang berhak datang ARVEGATU yang mana ya? Semoga ARVEGATU (Pramuka) bisa berprestasi di tingkat dunia biar ARVEGATU menjadi milik bangsa Indonesia dan semua warga Indonesia berhak memakai nama ARVEGATU (nah loh?).
ARVEGATU ITU APA SIH?
Pada awalnya “ARVEGATU” merupakan singkatan dari Arek Veteran 37. Kata AREK memang sangat terkenal pada masa itu (tahun 1995) dan bagi Kak Subahan kata itu kurang pas dan tidak cocok untuk dijadikan kepanjangan dari ARVEGATU. Maka atas usul Kak Subahan yang dibicarakan bersama anggota ARVEGATU yang lain pada masa itu maka kata Arek di ganti menjadi “ARMADA” yaitu kumpulan/pasukan. Kemudian kata VETERAN yang merupakan nama jalan didepan SMPN 4 MALANG berdiri. Disamping itu veteran kami artikan “sudah berumur dan kenyang pengalaman”. karena emang anggota ARVEGATU pastilah udah kenyang pengalaman baik yang buruk maupun yang baik disamping pastinya berumur diatas 10 tahun lah
Kemudian dibelakangnya ada angka 37 yang berarti “Tri Satya dan Sapta Karsa Utama” Tri Satya adalah janji suci Pramuka sedang Sapta Karsa Utama adalah 7 Sasaran dan langkah utama Gerakan Pramuka Indonesia. Bila 3 dan 7 dijumlahkan akan menjadi 10 yang berarti Dasa Dharma Pramuka maka arti dari ARVEGATU adalah Kumpulan/pasukan berpengalaman yang berpegang teguh pada Tri Satya dan Dasa Dharma untuk mewujudkan Sapta Karsa Utama gerakan Pramuka Indonesia. Wuih gak nyangka ya arti dari ARVEGATU begitu Panjang dan berbobot dengan tujuan yang sangat mulia tentunya
Proud tobe an ARVEGATU SCOUT!

